Devil Inside, Karangan Belladonna Tossici
- Rio Natsu
- Oct 31, 2021
- 2 min read

Devil Inside adalah novel yang kali ini akan saya review. Novel ini bercerita tentang seorang pengacara bernama Randu Tio Hariman. Dia merupakan sosok pengacara yang membela kaum lemah. Dia bekerja di LBH Optimus bersama tiga pengacara yang lain: Ambar, Fadli, dan Gading. Hanya ada dua tipe manusia yang bersedia bekerja di LBH Optimus, sebuah law firm yang jauh dari kata mentereng, orang-orang yang berdedikasi tinggi pada kemanusiaan dan jenis manusia yang frustasi karena tidak diterima bekerja di manapun. Randu masuk dalam kedua kategori tersebut.
Kasus yang sedang ditangani Randu tidak bisa diselesaikan secara demo dan negosiasi sehingga dia ingin menggunakan jalur hukum. Demi membela mantan buruh PT Sawit Utama Cipta Karya (PT SUCK) yang tidak mendapatkan hak-nya, Randu tidak akan menyerah. Kasus tersebut terbilang berat karena melawan salah satu konglomerat yang ada di Indonesia, Chandra Atmadja, bahkan asistennya kena bujuk rayu dan memilih berkhianat, membuat Randu kerepotan mengurus sendirian.
Beruntung Jeremiah Ross, direktur LBH Optimus mengabarkan kalau akan ada anak magang, satu-satunya yang mau mendaftar di tempat mereka yang akan membantu Randu menangani kasus dengan PT SUCK. Dia adalah Elena Mazaya Tjipta, seorang perempuan dari jurusan akutansi yang ingin mencari suasana baru. Dari segi fisik El, begitu panggilannya, sangat menawan, tak heran bila tiga bujang LBH Optimus memperebutkannya. Bahkan mereka membuat taruhan siapa yang berhasil mengajak El tidur maka akan memenangkan sejumlah uang yang cukup besar untuk ukuran tempat mereka bekerja.
Positif & Negatif
Menurut saya novel ini memiliki keunggulan di segi gaya tulisan. Belladonna Tossici tidak terlalu buruk, plotnya cukup rapi, memberikan sentuhan humor dan ada beberapa bagian yang cukup detil dibahas, misalkan adegan dewasanya tadi, hahaha. Dari segi karakterisasi juga cukup okey, saya bisa dengan mudah menyukai Randu yang memiliki latar belakang seorang bad boy, suka tawuran, mantan pemakai bahkan pernah dipenjara. Sekarang menjadi pengacara pembela kaum tertindas. Sedangkan El tipe perempuan yang cukup kuat dan mandiri. Karakter lainnya juga tercetak dengan jelas.
Untuk kekurangan novel ini terdapat di segi konflik yang ditawarkan, khususnya kisah cinta terbilang cheesy dan agak sinetronis, bisa ditebak dan kebetulan di beberapa bagian cukup mengganggu, misal hubungan ayah El dengan PT SUCK. Selebihnya saya bisa menikmati.



Comments