Review Novel Bumi Karya Tere Liye,Perjalanan Dunia Paralel
- Rio Natsu
- Oct 7, 2021
- 3 min read

Alur cerita pada novel pertama serial bumi ini adalah maju. Seperti kalimat yang kujelaskan di awal buku ini adalah pembuka perjalanan Raib, Ali dan Seli berbagai dunia lain yang kemudia disebut dengan dunia Paralel.
Petualangan di novel Bumi bermula ketika Raib tidak sengaja menemukan kemampuan yang terpendam di dalam dirinya yaitu bisa menghilang dan juga menghilangkan benda dilanjutkan dengan pertemuannya dengan sosok tinggi kurus yang muncul dari cerminnya.
Pada suatu hari Raib lupa membawa buku PR Matematikanya yang kemudian menyebabkan ia dihukum diluar kelas. Karena bosan ia kemudia mencoba menutup matanya dengan kedua telapak tangannya kemudian secara tiba-tiba Ali yang tidak pernah mengerjakan tuga muncul di hadapannya dan bertanya “apakah kamu bisa menghilang Ra ?”
Kejadian berikutnya adalah ketika Seli dan Raib pergi kekanti pada suatu siang, dimana di temoat tersebut sedang ada perbaikan gardu listrik yang hampir mencelakai mereka berdua. Namun dengan kekuatan dan reflek yang dimiliki Raib berhasil menghilangkan tiang listrik tersebut. Kemudian, muncul sebuah gelembung dan keadaan sekita menjadi gelap. Itulah Tamus sosok tinggi kurus yang pernah muncul dari cermin Raib. Ia dan pasukannya memaksa untuk membawa Raib karena diyakini sebagai Putri Bulan dan telah diincar sejak lama.
Perasaan ingin saling melindungi yang kuat membuat Ali dan Seli turut bertarung bersama Raib. Mereka sangat kesulitan untuk menghadapi pasukan tersebut dengan kemampuan yang terbatas. Beruntung selanjutnya munculah Miss Selena yang mereka kenal guru matematika di sekolah mereka. Miss Selana ternyata adalah juga seorang petarung dari klan Bulan. Miss Selena bertarung mati-matian melawan Tamus dan pasukanya.
Petualangan dunia parallel pada novel Bumi ini bernar-benar dimulai ketika dalam keaadan kewalahan mengahdapi pasukan Tamus, Miss Selena mengarahkan Raib, Ali dan Seli untuk melarikan diri melalui celah kecil yang dibuat oleh Miss Selana. Setelah melalui celah tersebut secara ajaib mereka tiba di tempat yang sangat aneh.
Pesan Moral dalam Novel Bumi Karya Tere Liye
Selain petualangan yang seru novel ini juga menyajikan banyak pesan moral, diantaranya yang paling menonjol adalah tentang persahabatan dan keluarga.
Persahabatan Raib, Ali dan Seli adalah kisa menarik yang penuh akan makna. Selain itu kekeluargaan Raib dan kedua orang tuanya juga menyisipkan kisah yang cukup membuat penasaran. Cara komunikasi Raib dan orang tuanya juga merupakan sebuah pesan baik pembaca terutama anak-anak muda di era sekarang.
Hal Menarik Dalam Buku Bumi Karya Tere Liye
Ada banyak hal-hal menarik yang dapat ditemukan dalam buku ini, mulai dari sesuatu yang terasa menggeletik alias lucu hingga kepada fantasi tentang teknologi-teknologi masa depan.
Teknologi klan Bulan merupakan sesuatu yang baru dan aneh bagi Raib, Ali dan Seli. Misalnya dari segi makanan yang tidak berbentuk namun bisa memiliki banyak macam rasa sesuai yang dibayangkan.
Kemudian, tempat tidur yang melayang, ada juga pakaian yang memiliki teknologi benang sintetis yang dapat menyesuaikan diri secara otomatis dengan pemakainya dan lain-lain.
Novel Bumi Menurutku
Ketika pertama kali membaca novel Bumi ini waktu itu tengah duduk di kelas X. Dan novel bumi yang kubaca adalah milik salah seorang teman sekelasku. Menurutku novel ini sangat menarik premis cerita berhasil membuatku terus penasaran dengan cerita-cerita petualangan Raib, Ali dan Seli berikut-berikutnya.
Novel Bumi juga yang berhasil membawaku untuk terus mengikuti petualangan yang dialami oleh ketiga sahabat ini hingga saat ini, dimana novel serial bumi ini sudah mempunyai sebelas buku dan tetap dengan cerita yang bikin terus penasaran.
Urutan Novel Bumi
Novel Bumi
Novel Bulan
Novel Matahari
Novel Bintang
Novel Ceros dan Batozar
Novel Komet
Novel Komet Minor
Novel Selena
Novel Nebula
Novel Lumpu
Novel Si Putih
Beberapa novel baru yang akan segera terbit juga sudah dirilis judulnya.
Namun sebagai pembuka novel bumi ini benar-benar meninggalkan kesan sehingga membawaku pada novel-novel selanjutnya hingga saat ini.



Comments