Sword Art Online, Game Atau Realita?
- jerryykrismanto
- Sep 9, 2021
- 2 min read

Sword Art Online adalah VRMMORPG (Virtual Reality Massively Multiplayer Online Role-Playing Game) pertama yang dibuat pada tahun 2022 oleh Kayaba Akihiko. Ini adalah jenis permainan fantasi abad pertengahan dengan istana dan pertarungan pedang. Wujud dunia ini adalah kastil melayang raksasa dengan 100 lantai yang dikenal dengan nama Aincrad. Setiap lantainya mempunyai ukuran yang sangat besar, dengan beberapa danau dan desa-desa kecil cukup untuk ditempati oleh 10.000 lebih pemain. Target dari permainan ini adalah, pemain diminta untuk mengalahkan bos di lantai teratas yaitu lantai 100. Satu-satunya cara untuk melanjutkan ke lantai berikutnya adalah dengan mengalahkan bos yang menjaga tangga untuk menuju ke lantai berikutnya.
Para pemain SAO (Sword Art Online), tidak dapat menggunakan sihir, hanya dapat menggunakan senjata jarak dekat seperti pedang maupun pisau. Pada hari peluncuran game, hanya 10.000 orang yang dapat mendapatkan copian dari game ini. Game yang hanya dapat dimainkan menggunakan Nerve Gear (sejenis alat untuk memindahkan sensor indra otak dari badan menuju ke dunia internet/ maya) ini, langsung dimainkan oleh 10.000 orang tersebut. Setelah beberapa saat, para pemain lalu menyadari keanehan dari game ini, yaitu mereka tidak dapat Log-out / keluar dari permainan. Karena Nerve Gear menghentikan sensor dari otak, tidak ada yang dapat menggerakan tubuh asli mereka di dunia nyata untuk melepas sendiri alat ini, atau mematikan computer mereka.
Beberapa saat setelah itu, munculah sang pembuat game, Kayaba Akihiko. Dalam wujud manusia raksasa berjubah merah tanpa wajah, dia menjelaskan tentang kejadian ini. Dia sengaja tidak membiarkan semua pemain keluar dari game ini, dia ingin para pemain tinggal di dalam dunianya yang penuh dengan monster dan menyelesaikan game ini. Namun dia menambahkan bahwa di dunia ini, resurrection (hidup kembali ketika mati di game) sudah tidak dapat digunakan. Jika ada pemain yang mati di dalam game ketika sedang bertarung, maka Nerve Gear akan mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang akan membakar otak pemain tersebut. Dengan kata lain jika seseorang mati di dalam game, dia juga mati di dunia nyata. Hal ini juga berlaku jika Nerve Gear dilepas secara paksa dari kepala pemain oleh seseorang di dunia nyata.
Kirito (nama asli Kirigaya Kazuto) sang protagonis, dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman selama menjadi Beta Tester (orang yang mencoba game untuk menemukan masalah sebelum game diluncurkan), dia bertarung dengan pedangnya, melewati lantai demi lantai. Bersama teman-temannya yang dia temui selama perjalanannya, dia bertarung demi membebaskan dirinya, dan semua pemain yang terperangkap di game ini, dan juga sebagai kepuasan dirinya sebagai pemain game MMORPG.



Comments